Review Buku: The Magic of Reality (Sihir Realitas)
Judul : The Magic of Reality (Sihir Realitas)
Penulis : Richard Dawkins
Halaman : 269 Halaman
Penerbit : KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Ukuran : 18 x 24 cm
WHO?
"Siapa sih penulis buku ini?"
Richard Dawkins, seorang profesor di Oxford University mulai dari 2008 hingga saat ini, terkenal dengan bukunya The Selfish Gene dan juga The God Delusion, salah satu karyanya yang terkenal fenomenal dan kontroversial.
WHAT?
"Sebenarnya buku ini menjelaskan tentang apa sih?"
Buku ini merupakan buku yang menjelaskan mengenai berbagai hal yang terjadi di alam semesta kita, atau dapat disebut juga natural science. Akan ada 12 pertanyaan yang mana akan dijelaskan dan dijawab oleh Dawkins pada masing-masing bagian di buku ini.
Pada bagian 1, "Apa itu realitas? Apa itu sihir?". Dawkins menjelaskan mengenai realita, yang mana adalah segala sesuatu yang dapat kita indera, secara langsung maupun menggunakan alat bantuan seperti teleskop atau mikroskop. Dilanjutkan dengan bagaimana hal-hal yang telah berlalu sangat lama seperti dinosaurus dapat disebut juga sebagai realita. Lalu apa yang dimaksud dengan sihir, sihir adi-alami yang biasa kita temukan di mitos dan dongeng, atau dimainkan oleh pesulap. Dawkins lalu melanjutkan dengan penjelasan mengenai sihir realitas, atau seperti pada judulnya The Magic of Reality, 'sihir' yang benar-benar membuat kagum dan terjadi di dunia nyata.
Pada bagian 2, "Siapakah orang pertama itu?". Dawkins akan membuka bagian ini dengan mitos-mitos mengenai orang pertama di bumi serta kepercayaan-kepercayaan tentang orang pertama di bumi. Setelah itu akan dijelaskan siapa orang pertama atau lebih tepatnya makhluk hidup pertama di bumi ini. Dawkins akan menjelaskan dengan dasar teori evolusi lalu menjelaskan mengenai moyang-moyang seluruh makhluk hidup di bumi ini. Siap-siap terpukau dengan moyang-moyang kita terdahulu.
Pada bagian 3, "Mengapa ada banyak sekali jenis hewan?". Dibuka dengan mitos-mitos dan kepercayaan-kepercayaan mengenai awal mula adanya hewan dan berbagai macam bahasa di bumi. Pada dasarnya, Dawkins akan menjelaskan mengenai bagaimana bahasa dan spesies dapat terbagi menjadi sangat banyak macam, tentu saja tetap dengan menggunakan dasar teori evolusi di dalamnya.
Pada bagian 4, "Segala sesuatu terbuat dari apa?". Berbeda dengan bagian sebelumnya, bagian ini tidak dibuka dengan mitos dan kepercayaan, namun langsung lanjut ke penjelasan ilmiah mengenai dari mana segala sesuatu di bumi tercipta. Pada bagian ini akan banyak membahas mengenai unsur-unsur kimia.
Pada bagian 5, "Mengapa ada malam dan siang? Musim dingin dan musim panas?". Kembali lagi dibuka dengan mitos-mitos, kadal dari Aborigin, hingga mitos dewa Zeus dari Yunani. Lanjut dengan penjelasan mengenai bumi yang berputar pada porosnya sampai dengan penjelasan bagaimana orbit bekerja, serta bagaimana hal tersebut dapat berpengaruh pada adanya malam, siang, dan berbagai macam musim di bumi.
Bagian 6, "Apa itu mahatahari?", masih dibuka dengan mitos suku dan kepercayaan, lalu dilanjutkan dengan penjelasan bahwa matahari merupakan bintang, dan bagaimana cara kerja bintang, serta cara kerja hidup bintang. Dawkins menutup bab ini dengan bagaimana pentingnya matahari pada kehidupan kita di bumi, makhluk hidup dan tumbuhan.
Bagian 7, "Apa itu pelangi?", dibuka dengan mitos Epik Gilamesh sampai dengan Chumas mengenai keberadaan pelangi. Ramainya masa kecil kita mencoba untuk mencari ujung pelangi, namun sebenarnya pelangi sejatinya adalah ilusi oleh cahaya. Dawkins akan menjelaskan mulai dari apa itu cahaya, bagaimana hujan dapat membuat pelangi. Mungkin saat sekolah dasar kita pernah mempelajari mengenai bagaimana terbentuknya pelangi, namun Dawkins akan menjelaskan jauh mengenai bagaimana pelangi tercipta.
Bagian 8, "Kapan dan bagaimana segalanya bermula?", mitos Afrika suku Bantu tentang dewa Bumba yang sakit perut, Pan Gu yang menahan memisahkan langit dan bumi, dan dewa Wisnu, mengawali bagian ini. Dilanjutkan dengan bagaimana sebenarnya semua bermula dengan model "ledakan besar" (Big Bang Theory). Dawkins terlebih dahulu menjelaskan mengenai apa itu galaksi, dan kembali dengan bagaimana ledakan besar dapat terjadi.
Bagian 9, "Apa kita sendirian?", bagian ini mungkin menarik untuk kita yang gemar menonton film dengan tema Alien yang menghilangkan ingatan kita saat kita diculik, karena bagian ini pun dibuka dengan berita-beria keberadaan UFO, sampai dengan film Star Strek, untuk kalian yang percaya bahwa itu semua ada, siap-siap kecewa setelah membaca bagian ini. Akan dijelaskan dengan detail oleh Dawkins dengan mengembalikan kita ke pembahasan mengenai luar angkasa dan semesta. Sampai dengan kesimpulan bahwa sejauh ini kita belum pernah menemukan atau lebih tepat mungkin tidak akan pernah bisa.
Bagian 10, "Apa itu gempa?", dibuka dengan mitos dan kepercayaan bagaimana gempa terjadi di kitab suci Yahudi, kisah tua Ibrani sampai dengan legenda di Afrika Barat. Pada dasarnya bagaimana gempa terjadi sudah kita pelajari sejak jenjang sekolah dasar. Pada buku ini akan dijelaskan jauh lebih detail lagi mengenai bagaimana gempa terjadi dan sebab-sebabnya.
Bagian 11, "Mengapa hal buruk terjadi?", hal buruk terjadi seakan dunia penuh dengan ketidak adilan. Dibuka dengan legenda Afrika Barat yang mengatakan kematian terjadi karena kabar kematian yang dibawa oleh bangkong yang lamban, sampai dengan bagaimana hal buruk terjadi berdasarkan kitab suci. Rasanya kesialan selalu datang tepat waktu, namun apakah benar begitu? Bagian ini akan melebar menjelaskannya sampai dengan penjelasan mengenai penyakit dan evolusi.
Bagian 12, "Apa itu keajaiban?", buku ini akan ditutup dengan kembali ke pembahasan keajaiban. Lalu bagaimana sebenarnya keajaiban? Rumor, kebetulan, dan kisah-kisah yang dilebihkan? Tentu akan terjawabkan pada bagian ini dengan menjelaskan bagaimana cerita-cerita keajaiban yang di dunia ini dapat terjadi.
WHY?
"Kenapa sih harus beli buku ini?"
Buku ini sungguh menarik karena tiap halamannya akan disertakan ilustrasi gambar yang sesuai pada tiap bahasan pada halaman tersebut. Dave McKean membuat ilustrasi yang sungguh menawan dan menarik minat baca (bagi kita yang menyukai ilustrasi gambar). Selain Dawkins memperkaya ilmu kita, kita juga akan sedikit banyak mengetahui tentang mitos-mitos dan kepercayaan-kepercayaan di dunia ini.
HOW?
"Bagaimana kesan setelah membaca buku ini?"
Sangat mengesankan bagi kita yang baru saja mempelajari natural science, buku ini adalah buku yang tepat untuk pengantar kita yang mau mempelajari natural science. Dawkins menjelaskan segala sesuatu dengan bahasa-bahasa yang mudah kita pahami, didukung dengan ilustrasi gambar yang sungguh menarik, akan semakin membuat kita mudah memahami tiap pembahasannya. Translator juga dapat dengan baik menerjemahkan buku ini, hanya saja ada satu kalimat yang kurang jelas menurut saya, pada halaman 19, "Sihir adalah kata yang licin", sedangkan dalam bahasa aslinya "magic is a slippery word". Namun selebihnya setiap kata dan kalimat dapat dipahami dengan baik.


Komentar
Posting Komentar